Home / Casino Online / Perspektif Hukum Mengenai Permainan Judi Online

Perspektif Hukum Mengenai Permainan Judi Online

Sebenarnya Apa Itu Judi Online?

Judi online adalah sebuah permainan kartu yang memerlukan alat elektronik sebagai medianya. Selain itu permainan ini juga memerlukan jaringan internet yang stabil. Seperti namanya judi online juga termasuk ke dalam rumpun permainan perjudian. Permainan perjudian identik dengan taruhan. Permainan itu antara lain seperti poker online, sportsbook online, domino99, dan masih banyak lagi. Perjudian umumnya ada pada kawasan kampung padat penduduk. Namun setelah tahun 2000-an berkat adanya revolusi teknologi memunculkan sebuah inovasi baru yaitu teknologi. Judi online merupakan perwujudan dari revolusi teknologi pada bidang permainan. Oleh sebab itu antara judi pada media online atau judi pada bidang konvensional pada umumnya relatif sama saja. Persamaan ini terkait sistem, karakteristik, aturan dan jenis permainan.

Perbedaan mendasar antara judi online dan judi offline adalah pada penggunan medianya saja. Apabila judi pada media offline seperti pada umumnya maka kesan live lebih terasa. Permainan akan lebih hidup dan realistis. Sedangkan apabila judi online condong terhadap kesan memiliki efisiensi yang lebih unggul. Efisiensi ini antara lain efisien dalam waktu, tempat dan kondisi. Pada saat ini tentunya kaum milenial lebih mementingkan tentang efisiensi dan mengesampikan hal lain. Oleh sebab itu tak heran player judi online bertambah setiap tahunnya secara masif dan signifikan. Faktor inilah yang memunculkan banyak sekali situs-situs judi online. Mereka menawarkan berbagai macam layanan yang menarik. Situs satu dan situs lainnya menawarkan tawaran yang berbeda-beda. Akan tetapi apakah situs-situs judi online ini dapat berkerja dengan efektif. Karena pastinya kita tahu bahwa banyak negara yang melarang praktek perjudian. Bahkan Amerika Serikat membatasi permainan perjudian dengan ketat. Maka muncullah sebuah pertanyaan bagaimana perspektif hukum judi online di Indonesia.

Apa Pengertian Hukum Itu?

Hukum merupakan seperangkat sistem aturan yang berlaku guna mengatur tatanan kehidupan menjadi lebih baik. Hukum telah ada beriringan dengan kehidupan muka bumi. Terdapat 2 macam hukum yaitu hukum alam dan hukum manusia. Dalam pembahasan kali ini kita akan mengkaji hukum perjudian dalam perspektif hukum manusia. Hukum manusia itu juga bermacam-macam. Indonesia tentu saja memiliki hukum sebagai suatu negara yang berdaulat. Hukum manusia itu antara lain seperti hukum negara, hukum sosial, hukum agama dan lain sebagainya. Sedangkan hukum negara terbagi menjadi dua yaitu hukum pidana dan hukum perdata. Pada kesempatan ini mari kita bahas hukum terkait judi online menurut hukum negara.

Hukum Negara

Hukum negara merupakan sistem aturan hukum yang mengatur kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara. Tujuan daripada itu untuk menciptakan kehidupan rakyat yang aman dan damai. Hukum Indonesia selalu selaras dengan nilai-nilai falsafah hidup dalam pancasila. Falsafah pancasila telah memuat berbagai macam pandangan moral bangsa. Maka hukum negara Indonesia sangat cocok dengan karakteristik masyarakatnya itu sendiri. Hukum yang kental akan agama, adat, moral, budaya dan identitas mandiri. Menurut peraturan perundang-undangan hukum negara Indonesia terbagi menjadi dua. Dua hal itu adalah hukum pidana dan hukum perdata. Namun dalam konteks pandangan hukum mengenai  judi online lebih mengacu kepada hukum pidana.

Hukum Perjudian Konvensional

Hukum perjudian konvensional atau judi offline seperti perjudian pada umumnya. Judi konvensional ini dilakukan secara live. Biasanya terdapat pada daerah perkampungan padat penduduk. Tempat khusus untuk menyelenggarakan permainan ini bernama kasino. Banyak negara yang melarang perbuatan perjudian ini. Salah satunya adalah Indonesia. Saatnya melihat pandangan hukum negara Indonesia terkait praktek perjudian. Hal ini seperti yang terdapat dalam pasal 303 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian. Mereka yang termasuk kedalam pasal ini adalah semua pihak yang melakukan perbuatan perjudian dan semacamnya. Larangan ini sangat keras berlaku apalagi apabila anda bermain tanpa perizinan. Hukuman akan perbuatan ini pelaku terancam penjara paling lama 10 tahun atau denda paling banyak 25 juta rupiah. Itu semua merupakan hukum dari perjudian secara umum.

Hukum Judi Online

Seperti ulasan yang terdapat pada awal artikel ini mengenai pengertian judi online. Maka langsung saja kita mengkaji hukum permainan ini apabila berada pada jaringan online. Aturan terkait judi online terdapat dalam pasal 27 ayat (2) Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Sebagaimana telah diubah oleh UU Nomor 19 tahun 2016. Mereka yang termasuk kedalam pasal ini adalah semua pihak yang melakukan perjudian online. Perjudian dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, mentrasmisikan serta membuatnya. Indonesia sangat melarang dan mengatur keras tentang perjudian. Apalagi akhir-akhir ini yang marak sekali terkait judi online maka ancaman berlaku tidak sepele. Ancaman ini terdapat dalam pasal 45 ayat (2) UU 19/2016. Berupa pidana paling lama 6 tahun penjara atau denda paling banyak 1 miliar rupiah.

Kesimpulan

Sangat jelas sekali larangan hukum Indonesia terkait segala sesuatu yang berkaitan perjudian dengan taruhan. Termasuk itu perjudian offline atau konvensional sampai judi online sekalipun. Beberapa negara lain juga memperlakukan hukuman larangan yang sama mengenai perjudian. Namun bagi kalian yang ingin bermain akan tetapi tidak dapat mengaksesnya karena pemblokiran dari pihak pemerintah. Kalian dapat melihat artikel sebelumnya terkait dengan rekomendasi aplikasi VPN. Sekian terima kasih.

COMMENTS

Wahyu Putra
13 December 2020
Mengkhawatirkan juga kalau sampai ini sepenuhnya di anggap ilegal. Tapi kalau memang begitu, kenapa dari dulu pemerintah kita tidak memblokir secara besar besaran web judi dan kasino yang ada di kota kota? Mereka malah memblokir website tidak berguna seperti xnxx dan xvidios
Kasem Yudi
30 December 2020
Di beberapa Negara, judi atau bahkan Judi Online adalah pembayar pajak terbesar setelah rokok. Bagaimana bisa pemerintah melepas hal ini begitu saja? Melepas moral demi menopang negara, bukankah hal bagus? Au sangat menentang kalau negaraku mengillegalkan atau jangan sampai menutup situs-situs judi online
Suryatno
09 January 2021
Baiklah, itu menarik tapi selama agama masih menjadi sesuatu yang utama, suatu negara pasti akan membuat kasino diilegalkan, termasuk juga situs Judi Online. Aku setuju karena ini untuk mengurangi orang-orang dari candu judi. Pemerintah pun tak akan mungkin berani dengan ada banyaknya komunitas agama di sini
Post your reply
We'll never share your email with anyone else.
Subscribe to our newsletter